WUJA Congress XI 2026 Resmi Digelar di Yogyakarta

WUJA Congress XI 2026

YOGYAKARTA – Mulai hari ini, 29 Juli hingga 2 Agustus 2026, Yogyakarta menjadi pusat perhatian komunitas alumni Jesuit dunia melalui penyelenggaraan World Union Jesuit Alumni (WUJA) Congress XI 2026 di Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta. WUJA merupakan singkatan dari World Union of Jesuit Alumni, sebuah organisasi global yang menghimpun para alumni sekolah, kolese, dan universitas Jesuit dari berbagai negara untuk membangun jejaring internasional, memperkuat kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Ignasian, serta mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat. Kongres ke-11 ini diselenggarakan oleh Persatuan Alumni Jesuit Indonesia (PAKJ) dan menjadi momentum yang sangat istimewa karena bertepatan dengan 70 tahun berdirinya WUJA sejak didirikan di Bilbao, Spanyol, pada tahun 1956. Mengusung tema “United in Spirit, Leading with Purpose” atau “Bersatu dalam Semangat, Memimpin dengan Tujuan”, kongres ini menghadirkan sekitar 1.000 peserta dari berbagai penjuru dunia, mulai dari alumni Jesuit, alumni muda, pimpinan lembaga pendidikan, anggota dewan WUJA, hingga para pemimpin Serikat Yesus. Selama lima hari, para peserta akan mengikuti berbagai agenda strategis seperti sesi pleno, diskusi kepemimpinan global, lokakarya, jejaring internasional, perayaan budaya, hingga penyusunan kolaborasi lintas negara untuk menjawab tantangan dunia di bidang pendidikan, keadilan sosial, kepemimpinan, dan keberlanjutan.

Baca Juga: INACRAFT Festival 2026 di Yogyakarta, KWaS Wooden Kitchenware Sambut Pecinta Craft Nusantara

WUJA Congress XI 2026 Resmi Digelar di Yogyakarta

Dipilihnya Yogyakarta sebagai tuan rumah bukanlah sebuah kebetulan. Kota yang dikenal sebagai Kota Pelajar, pusat kebudayaan Jawa, sekaligus destinasi pariwisata dunia ini dinilai merepresentasikan semangat dialog, keberagaman, toleransi, dan kolaborasi yang menjadi fondasi pendidikan Jesuit. Kehadiran Universitas Sanata Dharma sebagai salah satu universitas Jesuit terkemuka di Indonesia semakin memperkuat posisi Yogyakarta sebagai lokasi ideal penyelenggaraan kongres dunia tersebut. Lebih dari sekadar konferensi internasional, WUJA Congress XI dirancang sebagai ruang perjumpaan para pemimpin dunia untuk menghasilkan kolaborasi nyata yang memberikan dampak bagi masyarakat global. Rangkaian kegiatan meliputi Opening Mass di Gereja Hati Kudus Yesus Ganjuran yang sarat nilai inkulturasi, forum kepemimpinan dan diskusi di Universitas Sanata Dharma, Immersion Experience ke Candi Borobudur sebagai simbol dialog lintas budaya dan peradaban, hingga 70th Anniversary Gala Dinner di kawasan Candi Prambanan yang memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada para delegasi internasional. Seluruh rangkaian tersebut menjadi bukti bahwa Yogyakarta tidak hanya menawarkan keindahan budaya, tetapi juga menjadi ruang bertemunya nilai, pendidikan, spiritualitas, dan kepemimpinan global.

Baca Juga: KWaS Omah Kayoe Hangatkan JIFFINA 2026

Di tengah penyelenggaraan kongres internasional ini, KWaS Wooden Kitchenware memperoleh kehormatan menerima factory visit dari salah satu pembicara WUJA Congress XI, yaitu Mrs. Nancy Tuchman, Founding Dean of the School of Environmental Sustainability, Loyola University Chicago, Amerika Serikat. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Professor Michael Schuck, Ph.D., Director of the International Jesuit Ecology Project pada Departemen Teologi Loyola University Chicago, bersama Romo Dr. Ir. Wiryono Priyo Tamtomo, SJ. Dalam kesempatan tersebut, rombongan melihat secara langsung proses produksi wooden kitchenware KWaS yang mengedepankan prinsip sustainable manufacturing, mulai dari pemilihan bahan baku kayu yang bertanggung jawab, proses produksi yang efisien, hingga komitmen perusahaan dalam menghasilkan produk ramah lingkungan yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat. Mrs. Nancy Tuchman dan Professor Michael Schuck menyampaikan apresiasi atas komitmen KWaS dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam proses manufaktur, sekaligus menunjukkan bahwa industri kreatif Indonesia mampu menghadirkan produk berkualitas tinggi yang sejalan dengan nilai-nilai ekologi, tanggung jawab sosial, dan kepemimpinan berkelanjutan yang juga menjadi semangat utama WUJA Congress XI 2026.

Baca Juga: Kunjungan Yayasan Astra ke KWaS Wooden Kitchenware: Perkuat Implementasi Budaya 5R dan Pengembangan Bisnis Berkelanjutan

Penyelenggaraan World Union Jesuit Alumni (WUJA) Congress XI Yogyakarta 2026 merupakan momentum yang membanggakan, tidak hanya bagi komunitas alumni Jesuit, tetapi juga bagi Indonesia sebagai tuan rumah. Kehadiran ratusan hingga ribuan delegasi dari berbagai negara menjadi kesempatan untuk memperkenalkan keramahan masyarakat, kekayaan budaya, serta inovasi dan praktik keberlanjutan yang berkembang di Indonesia. Mari bersama-sama menyambut dan menyemarakkan WUJA Congress XI Yogyakarta 2026 dengan semangat kolaborasi, pelayanan, dan persaudaraan. Jangan lewatkan setiap rangkaian agenda yang berlangsung pada 29 Juli–2 Agustus 2026 di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Momentum ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar dimulai dari kolaborasi, kepemimpinan yang berintegritas, dan komitmen bersama dalam membangun masa depan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan. Selamat datang kepada seluruh delegasi WUJA di Yogyakarta, dan mari bersama menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menjadi rumah bagi kolaborasi global yang menginspirasi.

Scroll to Top