KWaS Perkuat Pengentasan Kemiskinan melalui Bantuan Modal Usaha PKH di Bantul

Penyerahan Bantuan Modal Usaha PKM PKH
KWaS Penuhi Undangan Koordinasi dan Sinkronisasi Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Bantul

Kolaborasi menjadi kunci dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui kegiatan “Koordinasi dan Sinkronisasi dengan Pihak Lain dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan sekaligus Penyerahan Bantuan Modal Usaha” yang diselenggarakan pada Rabu, 29 Juli 2026 bertempat di Pendopo Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas undangan resmi dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Pemerintah Kabupaten Bantul melalui surat tertanggal 27 Juli 2026 yang diterima oleh CV Karya Wahana Sentosa (KWaS). Acara dimulai pukul 11.00 WIB dan secara resmi dibuka oleh Bapak Dendi Sulistyo Wibowo, SSTP., M.I.P., Kepala Bidang Usaha Mikro DKUKMPP Kabupaten Bantul, yang menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program ini sejalan dengan berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat miskin yang secara konsisten dijalankan DKUKMPP Kabupaten Bantul melalui pelatihan, pendampingan, dan penguatan usaha mikro.

Baca Juga: KWaS Berbagi Pengalaman dalam FGD Pemberdayaan Usaha Mikro

Sinergi Pemerintah, Baznas, Pendamping PKH, dan KWaS untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Kegiatan tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan yang memiliki komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hadir dalam kesempatan tersebut Sujarwo, SE., Kepala Bidang Perlindungan, Jaminan Sosial dan Penanganan Korban Bencana Dinas Sosial Kabupaten Bantul; H. Sugeng Prihatin, S.H., Wakil Ketua IV – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bantul; Bapak Margono, S.IP., Kepala Jawatan Keamanan Kapanewon Jetis; Dewi Lianasari, A.Md.Keb, Ketua Tim PKH Kapanewon Jetis; Inta Aulia Asfa, S.Pd. dan Farhatin, S.Sos., Pendamping PKH Kalurahan Sumberagung; Dimas Indi Pramudita, S.Pd., Pendamping PKH Kalurahan Canden; perwakilan CV Karya Wahana Sentosa (KWaS); serta para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah Kapanewon Jetis yang menerima bantuan modal usaha. Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, pendamping lapangan, dunia usaha, dan masyarakat sebagai fondasi penting dalam menciptakan pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Upaya seperti ini juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Bantul dalam memperkuat kemitraan lintas sektor untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.

Baca Juga: Memperkuat Kemandirian Ekonomi: PKH Sebagai Katalis Pemberdayaan Masyarakat di Jetis, Bantul

Penyerahan Bantuan Modal Usaha PKM PKH Perkuat Kemandirian Ekonomi Penerima Manfaat

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari DKUKMPP Kabupaten Bantul, dilanjutkan sambutan dari Dinas Sosial Kabupaten Bantul, Baznas Kabupaten Bantul, Kapanewon Jetis, serta CV Karya Wahana Sentosa (KWaS) yang diwakili oleh Yoseph Brilliantono, sebagai Marketing & Communication (MarComm) KWaS. Dalam sambutannya, Yoseph menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kolaborasi dan sinergi yang telah terjalin dengan DKUKMPP Kabupaten Bantul, Dinas Sosial Kabupaten Bantul, Baznas Kabupaten Bantul, Kapanewon Jetis, Ketua Tim PKH Kapanewon Jetis, seluruh Pendamping PKH, dan khususnya para penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Ia menjelaskan bahwa pada kegiatan tersebut hadir 20 (dua puluh) ibu-ibu penerima manfaat yang terbagi dalam 3 (tiga) kelompok. Yoseph juga menyampaikan bahwa produk KWaS Wooden Kitchenware saat ini telah dipasarkan di lebih dari 2.000 jaringan toko ritel di seluruh Indonesia, dengan MR.D.I.Y. sebagai mitra distribusi terbesar melalui sekitar 1.350 outlet yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Oleh karena itu, para penerima manfaat tidak perlu khawatir terhadap keberlanjutan permintaan produksi.

Bantuan berupa peralatan produksi yang diserahkan diharapkan mampu mempercepat proses finishing maupun tahapan produksi lainnya sehingga produktivitas, kualitas, dan pendapatan masyarakat dapat terus meningkat. Pendekatan yang menggabungkan pelatihan, pendampingan, serta dukungan permodalan ini juga sejalan dengan pola pemberdayaan yang terus dikembangkan DKUKMPP bersama Baznas Kabupaten Bantul dalam berbagai wilayah penerima manfaat.

Baca Juga: Komisi B DPRD DIY Apresiasi Inisiasi Pemberdayaan PKH di KWaS Bantul

Mari Bersama KWaS Membangun Kemandirian Ekonomi dan Mengentaskan Kemiskinan di Bantul

Melalui semangat kolaborasi, sinergi, dan pemberdayaan, KWaS mengajak pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas, organisasi sosial, serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Kapanewon Jetis dan Kabupaten Bantul. KWaS meyakini bahwa pengentasan kemiskinan tidak hanya diwujudkan melalui bantuan sesaat, tetapi melalui penciptaan kesempatan kerja, peningkatan keterampilan, pendampingan yang berkelanjutan, serta akses pasar yang nyata bagi produk-produk lokal dengan kualitas global.

Bersama seluruh pemangku kepentingan, mari membangun ekosistem pemberdayaan yang mampu melahirkan keluarga-keluarga yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera, sehingga cita-cita mewujudkan pertumbuhan ekonomi inklusif di Kabupaten Bantul dapat tercapai secara berkelanjutan. Semoga!

Scroll to Top