Senyum Bahagia Sumiyatun, Senyum Keluarga Penerima Bantuan PKH Jetis, Bantul

Bantuan Modal Usaha Jadi Langkah Nyata Menuju Kemandirian Keluarga Penerima Manfaat

Senyum sumringah Ibu Sumiyatun di siang yang terik itu seolah menjadi penawar dahaga. Ya, Ibu Sumiyatun dan ibu-ibu lainnya dari wilayah Kapanewon Jetis, Bantul, baru saja menerima bantuan modal usaha berupa alat-alat produksi. Bantuan modal usaha bukan sekadar dukungan, tetapi langkah nyata untuk membuka peluang kemandirian ekonomi. Semangat tersebut terlihat dalam proses serah terima modal usaha berupa alat produksi bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang berlangsung di Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya mendorong KPM agar memiliki sarana pendukung untuk mengembangkan kegiatan usaha produktif sekaligus meningkatkan kapasitas ekonomi keluarga.

Baca Juga: Pendamping PKH Kapanewon Jetis Kunjungi Workshop KWaS, Perkuat Sinergi Pemberdayaan Keluarga Penerima Manfaat

Pendamping PKH Pastikan Proses Penyerahan Berjalan Tepat Sasaran

Proses penyerahan bantuan dilakukan dengan melibatkan Ketua Tim Pendamping PKH Kapanewon Jetis, Dewi Lianasari, A.Md.Keb sebagai pendamping dan penghubung dalam pelaksanaan program. Kehadiran pendamping memiliki peran penting untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat diterima oleh KPM sesuai dengan kebutuhan dan tujuan program. Melalui pendampingan tersebut, proses serah terima diharapkan tidak berhenti pada pemberian alat produksi, tetapi dapat menjadi awal bagi KPM untuk mengembangkan usaha secara lebih terarah dan berkelanjutan. Selain tim pendamping PKH, hadir juga dalam kesempatan tersebut tim KWaS, yaitu: Nugroho Wahyu Utomo, sebagai Kepala Produksi KWaS, Ahmad Khofif sebagai Kepala Wood Working KWaS, Heryanto Hibono sebagai Penanggung Jawab Program PKH KWaS dan Della Putri Primawati sebagai verifikator KWaS.

Baca Juga: KWaS Perkuat Pengentasan Kemiskinan melalui Bantuan Modal Usaha PKH di Bantul

Alat Produksi Disalurkan Sesuai Pengajuan dan Kebutuhan KPM

Alat produksi yang diserahkan kepada masing-masing KPM diberikan berdasarkan pengajuan kebutuhan yang sebelumnya telah diterima dan disetujui. Mekanisme tersebut memastikan bantuan yang diberikan lebih tepat sasaran dan memiliki keterkaitan langsung dengan rencana usaha penerima manfaat. Dengan adanya alat produksi yang sesuai kebutuhan, KPM diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat kegiatan usaha, serta memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan sumber pendapatan keluarga secara mandiri.

Adapun bantuan alat-alat produksi yang diserahterimakan kepada KPM PKH tersebut antara lain: Mesin Belt Sander Mollar 4×36, Mesin Sander Modern M2540, Mesin Grenda Fujiyama, Mesin Bor Duduk 13mm Giant, Coupler 20 PH, Coupler Cabang 2, Cuopler Selang, Kompresor Swan 1/4HP Auto + Dinamo 1/2HP Vema, Selang Kompresor 10meter, Spray Gun Bull F75G + Tabung, dan Dinamo 1/4HP 4P 1Phase Maestro.

Baca Juga: KWaS Berbagi Pengalaman dalam FGD Pemberdayaan Usaha Mikro

Dorong Produktivitas dan Kemandirian Ekonomi Keluarga

Serah terima modal usaha bagi KPM PKH di Kapanewon Jetis, Bantul, menjadi contoh bahwa pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan melalui dukungan yang tepat sesuai kebutuhan penerima manfaat. Bantuan alat produksi diharapkan menjadi modal awal untuk tumbuhnya usaha produktif, peningkatan keterampilan, dan penguatan kemandirian ekonomi keluarga.

Baca Juga: Komisi B DPRD DIY Apresiasi Inisiasi Pemberdayaan PKH di KWaS Bantul

Inisiasi pemberdayaan keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) oleh KWaS, yang juga diapresiasi oleh Komisi B DPRD DIY ini kemudian melahirkan kolaborasi dan sinergi antara KPM PKH, KWaS, Pendamping PKH Kapanewon Jetis, Dinas Koperasi Bantul, Dinas Sosial Bantul, Baznas Bantul dan pihak-pihak terkait menjadi kunci agar bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi keluarga penerima manfaat.

Scroll to Top