Robertus Agung Prasetya Bagikan Inspirasi Bisnis KWaS Wooden Kitchenware pada Pelatihan Pra Purnabakti AirNav Indonesia 2026

Berawal dari Kunjungan ke Workshop KWaS Wooden Kitchenware

Sebuah kesempatan kolaborasi sering kali berawal dari sebuah kunjungan sederhana. Demikian pula dengan keterlibatan Robertus Agung Prasetya, CEO CV Karya Wahana Sentosa (KWaS), dalam kegiatan Studi Bisnis KWaS Wooden Kitchenware pada Pelatihan Pra Purnabakti Angkatan XV AirNav Indonesia 2026. Prosesnya bermula ketika pihak Element EO (PT Elemen Sinergi Kreasindo) yang digawangi oleh Ananta Wikrama Tunggadewa, atau yang akrab dipanggil Ananta, mengunjungi workshop KWaS Wooden Kitchenware. Dalam kunjungan tersebut, turut hadir rombongan dari AirNav Training Center (ATC) yang diwakili oleh Imaniar Setyadi, Vice President AirNav Training Center. Setelah berkeliling melihat secara langsung proses produksi wooden kitchenware KWaS, rombongan kemudian berdiskusi dengan Robertus Agung Prasetya mengenai perjalanan dan pengembangan bisnis KWaS. Dari pertemuan tersebut lahirlah kesempatan bagi Robertus untuk berbagi pengalaman dan memberikan materi pada sesi Studi Bisnis KWaS Wooden Kitchenware yang dijadwalkan pada 31 Agustus 2026.

Baca Juga: Saat Warisan Dunia Berpadu dengan Seni Kerajinan: KWaS Menjawab Tantangan PT Taman Wisata Candi

Pelatihan Pra Purnabakti AirNav Indonesia 2026: Mempersiapkan Babak Baru Kehidupan

Memasuki masa purnabakti bukan berarti berhenti berkarya. Justru, fase tersebut dapat menjadi momentum untuk membuka peluang dan memulai babak baru dalam kehidupan, termasuk melalui dunia kewirausahaan. Semangat inilah yang menjadi bagian dari Pelatihan Pra Purnabakti Angkatan XV AirNav Indonesia 2026 Batch Pertama, yang diselenggarakan pada 31 Agustus–4 September 2026 di ZIGNA Kampung Batik Hotel, Laweyan, Kota Solo. Kegiatan ini diikuti sekitar 20 pasang suami dan istri, yang telah memasuki usia purnabakti atau mendekati masa pensiun, dengan peserta yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia. Para peserta tiba di Solo pada 30 Agustus 2026 melalui Bandara Adi Soemarmo Solo. Sesuai rundown yang telah disiapkan panitia dan Element EO, rombongan kemudian menikmati santapan siang di Resto Adem Ayem Solo, sebelum melanjutkan perjalanan menuju ZIGNA Kampung Batik Hotel untuk melakukan registrasi dan mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan yang telah dipersiapkan.

Baca Juga: Perkuat Efisiensi Kerja, KWaS Gelar Training dan Pendampingan 5R

Studi Bisnis KWaS: Dari Pengalaman Menjadi Inspirasi

Tepat setelah coffee break sore, sekitar pukul 16.45 WIB, Robertus Agung Prasetya mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan materi Studi Bisnis KWaS Wooden Kitchenware. Mengawali presentasi, Robertus memperkenalkan diri sekaligus menyapa seluruh peserta, yaitu bapak dan ibu pra purnabakti AirNav Indonesia yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan dukungan slide presentasi yang telah dipersiapkan, Robertus kemudian menceritakan perjalanan membangun bisnis, mulai dari awal mula berbisnis hingga proses mendirikan dan mengembangkan KWaS Wooden Kitchenware. Setelah kurang lebih 30 menit pemaparan, suasana semakin interaktif ketika memasuki sesi tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan; sedikitnya enam peserta berkesempatan mengajukan pertanyaan kepada Robertus hingga waktu yang tersedia berakhir. Salah satu peserta yang aktif berdiskusi adalah Bapak Ahmad Danial yang bertugas di Kota Medan. Beliau secara pribadi tertarik untuk bekerja sama dengan KWaS untuk membawa produk-produk KWaS Wooden Kitchenware untuk bisnis cafe atau resto yang ada dikotanya. Secara keseluruhan, sesi Studi Bisnis KWaS Wooden Kitchenware berlangsung kurang lebih 60 menit dan menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai kewirausahaan, proses membangun bisnis, serta peluang pengembangan usaha. Sebagai bentuk apresiasi, AirNav Indonesia kemudian memberikan cinderamata berupa plakat yang diserahkan secara langsung oleh Ega Maliga Pramesta, Vice President of Training Delivery AirNav Indonesia, kepada Robertus Agung Prasetya.

Baca Juga: KWaS Berbagi Pengalaman dalam FGD Pemberdayaan Usaha Mikro

KWaS dan AirNav Indonesia: Bersinergi untuk Membuka Inspirasi Baru

KWaS Wooden Kitchenware menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada AirNav Indonesia, AirNav Training Center, serta Element EO atas kesempatan untuk bekerja sama, bersinergi, dan berkolaborasi dalam Pelatihan Pra Purnabakti Angkatan XV AirNav Indonesia 2026. Bagi KWaS, kesempatan berbagi pengalaman bisnis bersama para peserta pra purnabakti merupakan sebuah kehormatan sekaligus momentum untuk memperluas jejaring kolaborasi dan memberikan inspirasi mengenai peluang usaha setelah masa purnabakti. KWaS berharap sinergi positif ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lebih banyak pihak. KWaS juga berharap dapat kembali mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi pada Batch ke-2, yang rencananya akan dilaksanakan pada 21 dan 22 September 2026 mendatang. Karena bagi KWaS, kolaborasi bukan sekadar sebuah kegiatan, tetapi merupakan langkah untuk menciptakan nilai, berbagi pengalaman, dan tumbuh bersama.

Baca Juga: ADR Grup yang Diwakili Salah Satu Pimpinan Anak Perusahaan Selamat Sempurna, Jajaki Kerja Sama dengan KWaS

Pilih Wooden Kitchenware Berkualitas, Pilih Produk yang Lebih Bertanggung Jawab

Perjalanan KWaS Wooden Kitchenware juga membawa sebuah pesan penting: menggunakan produk kayu berkualitas dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Karena itu, mari terus memilih dan menggunakan produk-produk wooden kitchenware berkualitas yang dibuat dengan bahan baku kayu yang legal dan berasal dari sumber yang lestari. Dengan proses produksi yang tepat dan perhatian terhadap kualitas, material kayu dapat diolah menjadi premium wooden kitchenware yang awet, kuat, fungsional, memiliki nilai estetika, sekaligus lebih ramah lingkungan. KWaS Wooden Kitchenware berkomitmen untuk terus menghadirkan produk berbahan kayu yang tidak hanya mendukung kebutuhan dapur dan rumah tangga, tetapi juga membawa nilai keberlanjutan. Mari memilih produk kayu berkualitas, mendukung penggunaan bahan baku legal dan lestari, serta menjadikan wooden kitchenware sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih bijak dan ramah lingkungan.

Scroll to Top