
Kunjungan Komisi B DPRD DIY ke CV Karya Wahana Sentosa (KWaS) pada Kamis, 5 Maret 2026 menjadi momentum penting dalam melihat secara langsung potensi industri kreatif berbasis kerajinan kayu di Kabupaten Bantul. Kegiatan yang berlangsung di Sumberagung, Jetis ini merupakan bagian dari agenda Kunjungan Dalam Daerah yang bertujuan meninjau potensi usaha lokal sekaligus mendukung program pemberdayaan masyarakat melalui sektor ekonomi kreatif. Dalam kesempatan tersebut, para anggota dewan melihat bagaimana KWaS mengembangkan produk wooden kitchenware yang tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, rombongan DPRD DIY mendapatkan pemaparan langsung mengenai berbagai program sosial yang telah dijalankan oleh KWaS, khususnya terkait inisiasi pemberdayaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH). Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan bagi keluarga penerima manfaat agar dapat meningkatkan keterampilan dan memperoleh sumber penghasilan tambahan melalui kegiatan produksi kerajinan berbahan kayu. Melalui pendekatan ini, KWaS berupaya menghadirkan model pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus inklusif.
Baca Juga: Memperkuat Kemandirian Ekonomi: PKH Sebagai Katalis Pemberdayaan Masyarakat di Jetis, Bantul
Perwakilan dari Komisi B DPRD DIY meninjau langsung proses produksi berbagai produk wooden kitchenware, mulai dari tahap pemilihan bahan baku kayu, proses pemotongan, penghalusan, hingga tahap finishing yang ramah lingkungan. Produk-produk seperti talenan, sendok kayu, spatula, hingga peralatan dapur lainnya menjadi contoh nyata bagaimana industri kecil dapat berkembang dengan standar kualitas yang mampu menembus pasar nasional bahkan internasional. Selain itu, proses produksi ini juga menjadi sarana pelatihan bagi para peserta program pemberdayaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Melalui inisiasi pemberdayaan yang dilakukan KWaS, para peserta dari keluarga penerima manfaat PKH mendapatkan pelatihan keterampilan dasar finishing produk, yaitu: mengamplas, hingga pemahaman mengenai kualitas produk. Program ini diharapkan dapat membantu mereka memperoleh kemampuan baru yang dapat digunakan untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga. Dengan pendekatan ini, KWaS tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis, tetapi juga berperan aktif dalam membangun ekosistem ekonomi sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Kunjungan ini juga menjadi ruang dialog antara pelaku usaha dengan pemerintah daerah mengenai potensi pengembangan industri kreatif berbasis wooden kitchenware di wilayah Bantul. Para anggota dewan melihat bahwa model pemberdayaan yang diinisiasi KWaS dapat menjadi contoh praktik baik (best practice) yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Bantul maupun di daerah lain di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, program seperti ini berpotensi memperkuat ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



Melalui kegiatan peninjauan ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Inisiasi pemberdayaan yang dilakukan oleh CV Karya Wahana Sentosa (KWaS) menunjukkan bahwa industri kreatif tidak hanya menghasilkan produk wooden kitchenware berkualitas, tetapi juga mampu menjadi sarana pemberdayaan sosial yang berkelanjutan. Ke depan, sinergi seperti ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.